Jumat, 28 Agustus 2026
Hot

Bupati Klaten Lantik 137 Pejabat, Tekankan Integritas dan Kompetensi

Bupati Klaten melantik 137 pejabat baru di lingkungan Pemkab Klaten. Penempatan jabatan didasarkan pada kompetensi, integritas, dan evaluasi kinerja unggul

Article ad before first paragraph

JATENG HARIAN EXPRESS, KLATEN – Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, resmi melantik 137 pejabat di Pendopo Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, Kamis (27/8/2026).

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan ini melibatkan tiga tingkatan struktur birokrasi di lingkungan Pemkab Klaten. Secara terperinci, pejabat yang dilantik terdiri dari 17 pejabat pimpinan tinggi pratama, 54 pejabat administrator, serta 66 pejabat pengawas. Seluruh rangkaian pelantikan terpantau berjalan dengan khidmat dan tertib.

Dalam sambutannya, Hamenang Wajar Ismoyo mengingatkan kepada seluruh pejabat yang dilantik bahwa posisi baru tersebut bukanlah sebuah hadiah dari pemerintah daerah atau sebatas perjalanan karier biasa. Jabatan tersebut merupakan amanah besar yang wajib dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, negara, organisasi, dan Tuhan Yang Maha Esa.

“Hadirin dan tamu undangan yang saya hormati, pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan pada hari ini bukan sekadar seremonial administratif semata. Ini adalah amanah, tanggung jawab sekaligus komitmen untuk ujian sang penguasa yang baik bagi masyarakat di Kabupaten Klaten. Kepada para pejabat yang dilantik hari ini saya ucapkan selamat atas amanah dan kepercayaan yang diberikan,” ungkapnya.

Article ad in the middle of article

Lebih lanjut, Bupati Klaten menegaskan bahwa khusus untuk pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama, Pemkab Klaten telah melaksanakan seluruh tahapan sesuai dengan mekanisme dan regulasi yang ditetapkan oleh negara. Penempatan posisi setiap aparatur dipastikan merujuk pada hasil penilaian objektif terhadap evaluasi kinerja dan kompetensi masing-masing kandidat.

bupati-klaten-lantik-137-pejabat-berdasarkan-kompetensi-grafis

“Artinya, jabatan yang Saudara emban hari ini harus dimaknai sebagai hasil dari proses yang mempertimbangkan kompetensi, integritas, rekam jejak, kebutuhan organisasi, serta evaluasi terhadap kinerja. Oleh karena itu, kepercayaan ini harus dijawab dengan kinerja yang nyata, integritas, loyalitas kepada organisasi, serta keberanian melakukan perbaikan,” jelasnya.

Article ad after last paragraph