Naufal ‘Affan Penulis | Ridwan Habibie Editor
HARIANEXPRESS, SOLO – Wali Kota Solo Respati Ardi menawarkan Solo sebagai kota percontohan program MBG bebas insiden keracunan. Jumat, (24/07/2026).
Tawaran ini disampaikan oleh Pemerintah Kota Solo, didasari oleh catatan pelaksanaan program MBG di wilayah tersebut yang sangat baik.
Sejak pertama kali diluncurkan secara nasional, program MBG di Kota Solo belum pernah sama sekali mencatatkan kasus keracunan makanan atau insiden serupa.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan inisiatif nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Peluncuran program ini telah dilakukan pada awal Januari 2025 secara serentak di berbagai daerah.
Wali Kota Respati menekankan bahwa komitmen kuat Pemerintah Kota Solo adalah menjaga status “zero accident” atau nihil kecelakaan dalam setiap tahapan penyelenggaraan MBG.
Komitmen tersebut menjadi prioritas utama untuk memastikan keamanan dan kelancaran distribusi makanan bergizi gratis di Solo.
Pengajuan Kota Solo sebagai kota percontohan telah disampaikan langsung oleh Wali Kota Respati kepada Kepala BGN Sudaryono.
Pertemuan penting ini berlangsung di Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, tempat Respati memaparkan detail penawaran tersebut.
“Sudah saya sampaikan langsung ke beliau kelebihan dan kekurangannya ada di Solo. Saya sampaikan komitmen Solo zero accident MBG ini bisa saya tawarkan ke beliau untuk Solo bisa menjadi kota percontohan,” ujarnya
Dengan rekam jejak yang solid dan komitmen yang telah terbukti, Kota Solo berpotensi menjadi model bagi daerah lain.
Potensi ini diharapkan dapat mendorong implementasi standar keamanan dan kualitas yang tinggi dalam program gizi serupa di seluruh Indonesia.


